Rabu, 31 Juli 2019

MATERI KELA IX


TEHNIK DAN CARA BERNYANYI SOLO

Ini adalah bagian utama dan terpenting dalam sebuah latihan vocal karena nafas adalah penggerak utama dari suara. Kuatnya nafas dapat menimbulkan dan menciptakan getaran sebagai sumber dari pada “bunyi”. Dan nafas juga sebagai vitamin yang paling ampuh untuk menyehatkan suara. Itulah alasan mengapa  pernafasan harus dilatih dengan baik dan teliti.
Dalam bernyanyi, kita mengenal 3 (tiga) jenis pernafasan. Masing–masing mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri.
1.    Pernafasan Bahu
yaitu pada saat mengambil/menarik nafas, dilakukan dengan mengangkat bahu untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini tidak begitu baik, karena nafas yang dihasilkan dangkal dan mengakibatkan kalimat jadi terputus-putus.
2.    Pernafasan Dada
yaitu dengan membusungkan dada pada saat menarik nafas untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini juga tidak begitu baik, karena jadi terkesan cepat lelah dan akibatnya suara jadi tidak stabil dan terputus-putus.
3.    Pernapasan Diafragma
Lazim kita sebut dengan pernafasan rongga perut. Yaitu menarik/mengambil nafas untuk mengisi paru-paru dengan mengembangkan rongga perut atau diafragma, serta mengembangkan tulang rusuk. Cara inilah yang terbaik yang dilakukan untuk bernyanyi, karena akan menghasilkan nafas yang panjang, ringan, santai dan produksi suara lebih bermutu. Dengan pernafasan diafragma penyanyi dapat leluasa dalam berekspresi karena tidak ada tekanan dan desakan dalam pernafasan.
Seringkali orang akan merasa cepat lelah dan serak ketika sedang berlatih teknik menyanyi dengan benar. Sehingga untuk berbicara saja akan terasa susah. Untuk menghindari masalah ini kita harus mengetahui juga cara mengatur pernafasan yang baik. Jika inigin melakukannya dengan disiplin, ini akan membantu untk membuat ketahanan suara makin mengingkat dan pita suaranya juga tidak mudah terganggu.

HAL YANG PERLU DIJAUHI SAAT MENYANYI
Ketika melatih vokal kamu, penting untuk tetap bersabar dan konsisten selama latihan. Banyak orang tidak sabar dan konsisten ketika berlatih menyanyi dan akhirnya melakukan lebih banyak kerusakan daripada kebaikan.
Ketika melatih suara , penting diingat untuk menghindari kebiasaan tertentu untuk mendapatkan hasil maksimal dari suara kamu. Berikut adalah hal yang harus dihindari saat melatih vokal
1. Oversinging
Oversinging adalah suatu kegiatan menyanyi yang terlalu banyak selama jumlah waktu tertentu. Oversinging dapat menyebabkan kelelahan vokal. Istirahatkan otot suaramu secukupnya untuk mendapatkan hasil maksimal dari latihan kamu.
2. Overpowering.
Terlalu memberikan tekanan, atau mendorong suara kamu untuk mencapai not-not tertentu dapat menyebabkan kerusakan otot vokal. Jika  terlalu menekan suara kamu, maka otot suara akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat sehingga perlu memperpanjang latihan.
3. Praktek yang tidak tepat.
Anda pernah mendengar istilah ‘practice makes perfect’. Sebenarnya sih, praktek yang perfect yang mampu membuat menjadi sempurna. Penting untuk menguasai teknik-teknik yang tepat yang dirancang untuk memperkuat dan melatih otot-otot vokal agar mampu bernyanyi dengan mudah.  Bernyanyi dengan teknik yang tidak tepat akan menyebabkan vokal yang buruk, kelelahan vokal, dan kerusakan suara.
4. Peng-istirahatan Vokal yang kurang memadai.
Praktek yang berkepanjangan dapat menyebabkan penumpukan dalam lendir, kelelahan vokal, kerusakan vokal, dan kurangnya rasa percaya diri bernyanyi. Penting untuk meng-istirahatkan suara setidaknya dua hari setiap minggunya. Waktu latihan dapat berkisar antara 20-60 menit untuk mencapai hasil terbaik. Jika kamu berlatih dengan benar, kamu dapat berlatih lebih sering.
5. Kegagalan untuk Tetap Konsisten.
Sangat mudah untuk menyerah untuk melakukan latihan suara setelah melakukannya selama beberapa waktu. Hal ini tidak terjadi sampai kamu benar-benar membutuhkan latihan tersebut pada malam sebelum kamu tampil, dan kamu ternyata terlambat untuk melatih vokal kamu. Jadi tetaplah konsisten dalam latihan kamu dan jangan menyerah. Jangan berhenti melatih vokal kamu. Latihan vokal dirancang untuk memelihara suara secara teratur.
6. Teliti dalam memilih makanan dan minuman
Secara umum, makanan atau minuman apapun yang kita konsumsi tidak akan melewati dan mengena pita suara kita, karena salurannya berbeda. Pita suara di saluran pernafasan. Jadi kalau ada makanan atau minuman yang masuk, refleks tubuh kita pasti batuk/tersedak. Jadi pengaruh yang ada dari makanan dan minuman tidaklah secara langsung. Namun, beberapa makanan minuman berikut ini sebaiknya anda hindari sebelum nyanyi: