GURU PROFESIONAL ADALAH GURU YANG SELALU MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG INOVATIF.. GURU YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP ANAK DIDIKNYA. GURU HARUS MENGUASAI 4 KOMPETENSI: PAEDAGOGIK,PROFESIONAL, SOSIAL DAN KEPRIBADIAN.
Jumat, 27 Maret 2020
Menulis Notasi 8E
Lagu Kambanglah Bungo yang berasal dari Sumatra Barat di atas di tulis menggunakan Notasi angka. Tuluslah lagu tersebut dengan menggunakan Not Balok menggunakan tangga nada berikut ini:
Menulis Notasi 9D
Lagu "Laskar Pelangi" di atas di tulis menggunakan Notasi angka. Tulis lagu tersebit di atas dengan menggunakan Notasi Balok menggunakan tangga nada berikut ini:
Jumat, 20 Maret 2020
Karya Seni Patung 9D
Patung adalah benda tiga dimensi karya manusia yang diakui secara khusus sebagai suatu karya seni. Orang yang menciptakan patung disebut pematung. Tujuan penciptaan patung adalah untuk menghasilkan karya seni yang dapat bertahan selama mungkin. Karenanya, patung biasanya dibuat dengan menggunakan bahan yang tahan lama dan sering kali mahal, terutama dari perunggu dan batu seperti marmer, kapur, dan granit. Kadang, walaupun sangat jarang, digunakan pula bahan berharga seperti emas, perak, jade, dan gading. Bahan yang lebih umum dan tidak terlalu mahal digunakan untuk tujuan yang lebih luar, termasuk kayu, keramik, dan logam. Bahan manufaktur seperti resin juga kerap kali digunakan karena durabilitas dan harganya yang relatif murah.
Pada masa lalu patung dijadikan sebagai berhala, simbol Tuhan atau Dewa yang disembah. Tapi seiring dengan makin rasionalnya cara berfikir manusia, maka patung tidak lagi dijadikan berhala melainkan hanya sebagai karya seni belaka. Fenomena pemberhalaan patung ini terjadi pada agama-agama atau kepercayaan-kepercayaan yang politeisme seperti terjadi di Arab sebelum munculnya agama samawi. Lihat juga arca. Mungkin juga dalam Hindu kuno di India dan Nusantara, dalam agama Buddha di Asia, Konghucu, kepercayaan bangsa Mesir kuno dan bangsa Yunani kuno. Salah satu fungsi patung terdapat dibawah ini.
Fungsi
A. Patung Religi Tujuan pembuatan patung ini adalah untuk sarana beribadah dan bermakna religius bagi sebagian umat beragama.
B. Patung Monumen Tujuan pembuatan patung ini adalah untuk memperingati atau mengenang peristiwa dan kejadian yang bersejarah atau jasa seorang pahlawan di masa lampau.
C. Patung Arsitektur Tujuan pembuatan patung ini adalah menunjang dalam konstruksi bangunan dan bernilai estetika atau keindahan.
D. Patung Dekorasi Tujuan pembuatan patung ini adalah digunakan untuk menghias bangunan atau lingkungan taman, baik taman rumah maupun taman bermain.
E. Patung Seni Tujuan pembuatan patung ini adalah sebagai karya seni murni untuk estetika yang dapat dinikmati pesan dan bentuknya.
F. Patung Kerajinan Tujuan pembuatan patung ini adalah untuk dijual karena dibuat oleh para pengrajin dan menghasilkan banyak untung
Ada pula jenis-jenis patung. berikut ini contohnya.
Jenis Seni Patung
1. Patung Dada
Penampilan karya patung yang menampilkan patung sebatas dari dada ke atas.
2. Patung Torso
Penampilan karya patung yang hanya menampilkan bagian badan, dari dada, pinggang dan panggul.
3. Patung Lengkap
Penampilan karya patung yang menampilkan bagian badan dari bagian atas sampai bagian bawah (seluruh objek).
Bahan Seni Patung
- Bahan lunak. Material yang digunakan empuk dan mudah dibentuk. Misalnya tanah liat, plastisin dan sabun.
- Bahan sedang. Material yang tidak lunak dan tidak keras. Misalnya kayu waru, kayu sengon, kayu randu dan kayu mahoni.
- Bahan keras. Material dapat berupa kayu atau batu - batuan. Contohnya kayu jati, kayu ulin, batu granit, batu andesit dan batu marmer.
Selain bahan - bahan tadi dalam membuat patung kita juga dapat membuat patung dari semen, pasir, tanah liat, kuningan, perunggu, emas, dll..[butuh rujukan]
Menggambar Komik 8E
Menggambar komik berarti menggambar dengan memperhatikan dua disiplin ilmu sekaligus. Hal itu terjadi karena komik merupakan karya seni yang melibatkan gambar dan kata secara sekaligus. Hal tersebut membuat komik memiliki struktur kompleks yang terbagi menjadi dua kelompok unsur, yaitu unsur visual dan unsur teks. Boleh dikatakan komik memiliki struktur teks cerita dari sastra dan unsur visual dari seni/desain. Lalu sebetulnya apa itu komik? Bagaimana langkah-langkah menggambar komik? Alat apa yang digunakan? Ikuti pemaparannya dibawah ini.
Pengertian Komik
Menurut Danesi (2004: 223), komik adalah narasi yang dibuat melalui beberapa gambar berderet yang disekat oleh garis-garis horizontal, strip atau kotak (panel), dan dilengkapi oleh teks verbal dari kiri ke kanan (runtut).
Meskipun komik dilengkapi oleh bahasa verbal berupa kata-kata, namun gambar dalam komik sendiri dapat memberikan pesan non-verbal. Gambar, terutama gambar berderet dapat menghasilkan suatu pesan tanpa kata-kata. Semua komik secara tidak langsung akan memuat gambar seperti itu.
Meskipun komik dilengkapi oleh bahasa verbal berupa kata-kata, namun gambar dalam komik sendiri dapat memberikan pesan non-verbal. Gambar, terutama gambar berderet dapat menghasilkan suatu pesan tanpa kata-kata. Semua komik secara tidak langsung akan memuat gambar seperti itu.
Sementara itu Setiawan (2002: 22) berpendapat bahwa pengertian komik secara umum adalah cerita bergambar yang biasanya terdapat dalam majalah, surat kabar, atau berbentuk, pada umumnya cerita komik mudah dicerna dan lucu
Beberapa Ahli berpendapat bahwa komik sama dengan cerita bergambar. Namun dalam cerita bergambar, biasanya gambar hanya digunakan untuk menjadi ilustrasi untuk cerita. Gaya peletakan balon kata dalam cergam juga terbatas, sementara komik jauh lebih dinamis dan kompleks. Komik lebih cocok disebut sebagai gambar yang bercerita.
Dapat disimpulkan bahwa komik adalah karya seni yang terdiri dari komposisi gambar dan tulisan/huruf sebagai sarana untuk menyampaikan pesan atau cerita melalui teks atau verbal, maupun non verbal (pesan atau cerita yang dihasilkan oleh gambar).
Konsep Menggambar Komik
Menggambar komik tidak hanya menuntut kemampuan menggambar yang baik saja, tetapi juga membutuhkan keterampilan membangun karakter, tokoh dan runtutan peristiwa dari suatu kisah. Kemampuan untuk menyelaraskan pesan lewat gambar dan tertulis juga menjadi kemampuan yang harus diasah untuk menciptakan komik yang baik.
Gambar harus sesuai dengan tulisan, begitu juga sebaliknya, tulisan harus mampu memberikan konteks yang tepat bagi gambar. Tanpa keselarasan, keduanya tidak akan saling membantu untuk memberikan kisah atau pesan yang ingin disampaikan dengan baik dan jelas. Gambar dan tulisan yang tidak selaras justru malah akan mengaburkan cerita yang ingin dikisahkan.
Maka dari itu, hampir dapat dikatakan bahwa menggambar komik memiliki syarat khusus yang harus diikuti. Berikut akan disampaikan mengenai “syarat” tersebut.
Syarat Menggambar Komik
1. Menentukan Topik dan Tujuan
Topik adalah hal utama yang harus ditentukan dalam menggambar komik. Agar semua yang erhubungan dengan teknis komik dapat ditentukan juga dari awa. Imaji yang tercipta melalui komik harus sesuai dengan topiknya. Tujuan komik juga penting untuk ditentukan, apakah komik akan menyampaikan suatu pesan tertentu, atau hanya berupa hiburan.
Komik adalah media yang tidak hanya dapat digunakan untuk menghasilkan hiburan semata. Bisa saja kita menggunakan media yang powerful ini untuk menyampaikan tata-cara teknis tertentu. Misalnya komik ditujukan untuk menunjukkan bagaimana teknis pelaksanaan upacara yang baik, dsb.
Melalui topik dan tujuan yang telah ditentukan, kita juga dapat mulai menentukan tokoh dan karakter yang akan dibuat. Fungsi tema di dalam menggambar komik adalah untuk menjadi acuan bentuk visualisasi dan kata yang cocok untuk memperkuat gambar visual terhadap pesan atau cerita komik. Misalnya, ketika kita tau bahwa tema komik adalah tema relijius, maka kita harus menciptakan berbagai tokoh dan gaya gambar yang relijius pula.
Ya, fungsi penentuan karakter dan tokoh merupakan hal penting dalam menggambar komik, karena tokoh atau karakterlah yang berperan menjadi aktor dalam cerita. Mereka memegang peranan utama dalam menceritakan suatu kisah atau pesan yang ingin disampaikan dalam suatu komik.
Menggambar komik ibaratnya sama seperti menulis cerpen, namun kita tidak hanya bercerita melalui kata, namun melalui aspek visual (gambar) juga. Komik bahkan dapat dibuat berdasarkan cerita yang sudah ada, misalnya berbagai cerita rakyat yang sudah ada seperti timun mas, malin kundang, hingga ke Cinderella dan kisah lainnya. Proses tersebut biasanya disebut dengan proses transformasi (mengubah cerpen/sastra menjadi komik).
2. Membuat Kalimat Singkat dan Mudah Diingat
Komik harus dibuat dengan kalimat yang singkat dan mudah diingat. Mengapa? karena teks yang dapat disematkan dalam komik terhitung cukup terbatas. Gambar akan mendominasi komik. Untuk itu pilihlah kata yang singkat namun cukup jelas.
Selain itu berbagai dialog yang terdapat pada komik haruslah mudah diingat. Buatlah kalimat yang berkesan dan sesuai dengan gambar pendukungnya. Sehingga pesan atau kisah yang disampaikan komik dapat dengan mudah dicerna dan dapat diingat dengan baik oleh pembaca.
3. Menggunakan Gambar
Menggunakan gambar disini maksudnya bukan hanya sekedar gambar. Gambar dalam komik bukan menjadi support atau penunjang jalan cerita yang ingin di. Dalam komik gambar tidak hanya berupa ilustrasi untuk menunjang cerita, namun harus menjadi suatu kesatuan dengan teks yang ada. Gambar juga bahkan harus seakan dapat menghasilkan bunyi menggunakan tulisan sebagai penunjang konteksnya.Teknik Menggambar Komik
Menggambar komik membutuhkan kepiawaian dari beberapa teknik menggambar. Ketangkasan teknik menggambar tersebut antara lain menggambar model dan menggambar suasana. Karena komik akan menampilkan kedua jenis gambar tersebut, baik secara bersamaan maupun berseri.
Gambar model digunakan untuk menggambar tokoh yang ada dalam komik dengan detail. Sementara gambar suasana digunakan untuk membangun suasana dalam cerita komik. Jika keduanya digabungkan secara tidak langsung akan membuat gambar ilustrasi yang dapat digunakan untuk membuat suatu adegan atau peristiwa dalam cerita komik.
Bahan dan Alat Menggambar Komik
Kebutuhan bahan dan alat gambar komik hampir sama seperti peralatan menggambar pada umumnya. Hanya saja ada beberapa alat khusus yang dapat membantu proses pembuatan komik secara manual.
Perlu diketahui bahwa meskipun kebanyakan hari ini komik diolah secara digital menggunakan perangkat komputer grafis, namun cara manual tetap digunakan. Apalagi pada berbagai komik karya agung yang mendunia. Kombinasi teknik manual dan digital masih memberikan hasil yang jauh lebih maksimal daripada menggunakan salah satunya saja.
- Kertas Gambar. Sudah dapat ditebak bahwa menggambar pasti membutuhkan media datar penampung gambar seperti kertas. Dalam menggambar komik, akan lebih mudah bila kita telah menyediakan kertas yang berukuran sesuai dengan ukuran kertas komik yang akan dicetak nantinya.
- Pensil Gambar. Pensil masih menjadi alat utama menggambar disini. Shading tidak harus terlalu mendetail ketika menggambar masih menggunakan kertas. Pensil disini digunakan hanya untuk membuat sketsa atau outline. Komik biasanya akan dipertebal oleh pena atau drawing pen nantinya. Komik cenderung menggunakan alat yang dapat digunakan menggambar secara freehand tanpa kuas.
- Alat Pewarna. Biasanya komikus professional menggunakan cat khusus yang tingkat saturasinya kuat. Karena komik cenderung membutuhkan warna murni yang pekat dan cerah. Media warna yang dapat digunakan meliputi: pensil warna, cat poster, crayon, dsb. Alat pewarna bisa jadi tidak diperlukan jika pewarnaan akan dilakukan pada aplikasi komputer grafis.
- Pena. Biasanya pena lebih dipilih untuk menggambar garis luar (outline) komik. Karena pena dapat diatur ketebalan garisnya. Terdapat pena khusus yang dirancang untuk menggambar komik. Pulpen lainnya juga dapat digunakan, terutama pulen yang dapat mencapai tingkat kehitaman yang sangat pekat, karena komik membutuhkan outline yang tegas dan kuat.
Langkah-langkah Menggambar komik
- Tentukan tema komik
- Tentukan Isi atau jalan cerita
- Kembangkan tokoh-tokoh, baik secara teks (sifat tertulis) maupun gambar karakter
- Siapkan latar belakang cerita, dengan beberapa sampel visual wujud nyata gambar latar
- Buat alur cerita komik jika diperlukan
- Siapkan naskah berupa storyboard visual
- Mulai garap komik, adegan demi adegan sesuai dengan storyboard dan semua hal yang telah dipersiapkan (improvisasi sangatlah diperbolehkan).
Sebagai catatan kecil, langkah-langkah tersebut hanya berlaku ketika kita benar-benar tidak tahu harus melakukan apa dari awal. Bisa jadi seorang komikus professional justru memulainya dari tokoh atau jalan cerita yang telah ia miliki, kemudian tema terbentuk dengan sendirinya, dsb. Dr
Rabu, 26 Februari 2020
Lagu Populer 9B,9A
Lagu yang berkembang saat ini sangat variatif. Hal ini dipengaruhi juga oleh perkembangan alat musik yang semakin canggih seiring dengan perkembangan tehnologi. Penggunaan teknologi dalam bidang musik ini menjadikan lagu lagu yang beredar sekarang terdengar ;ebih populer, karena banyak alat musik yang memiliki fasilitas serta perangkat yang beragam. Berikut ini beberapa jenis lagu populer yang berkembang saat ini:
1. LAGU POP
Lagu atau Musik pop adalah sebuah genre musik populer yang berasal dari bentuk modernnya di Amerika Serikat dan Inggris pada pertengahan 1950-an.[4] Istilah "musik populer" dan "musik pop" sering digunakan secara bergantian, meskipun yang pertama menggambarkan semua musik yang populer dan mencakup banyak gaya yang beragam. "Pop" dan "rock" adalah istilah yang hampir identik dengan musik pop sampai akhir 1960-an, ketika mereka menjadi semakin berbeda satu sama lain.
Meskipun banyak dari musik yang muncul di tangga lagu rekaman dipandang sebagai musik pop, genre ini dibedakan dari musik tangga lagu. Musik pop sering meminjam elemen dari gaya lain seperti urban, dance, rock, Latin, dan country; meski demikian, terdapat banyak elemen inti yang menentukan musik pop. Faktor-faktor pengidentifikasian jenis musik ini meliputi umumnya lagu yang ditulis dengan durasi pendek hingga sedang dalam format dasar, serta penggunaan pengulangan paduan suara, nada melodi, dan kait yang umum.
2. LAGU JAZZ
Jazz adalah suatu jenis musik yang berasal dari negara bagian selatan amerika yang ditemukan pada awal abad ke-20. Seiring dengan berjalannya waktu, berbagai gaya dalam musik jazz pun berkembang. Namun yang menjadi elemen terpenting dari musik jazz adalah improvisasi.
Musik dapat dikatakan sebagai jazz ketika terdapat harmoni, ritme, dan melodi yang berirama. Nggak sampai di situ, musisi bisa menambahkan musik swing dan juga improvisasi. Banyak orang yang mengatakan bahwa musik jazz adalah tentang improvisasi.
Jadi, secara garis besar, jazz adalah musik yang di dalamnya terdapat sebuah ritme yang memiliki harmoni, improvisasi, dan dimainkan menggunakan alat musik tertentu. Biasanya musik jazz dimainkan dengan berbagai gabungan instrumen alat musik yang enggak umum seperti terompet, piano, dan gitar.
3. LAGU ROCK
Rock and Rock sering disingkat juga rock ‘n roll musik ini berkembang di Amerika serikat akhir Tahun 1940 an dan mencapai kepopulerannya di awal tahun 1950 an rock ‘n roll melahirkan berbagai macam jenis aliran yang secara keseluruhan dikenal sebagai musik rock
Ciri khas musik rock and roll adalah pada ketukan (beat) yang biasanya dipadu dengan lirik
4. LAGU DANGDUT
Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik populer tradisional Indonesia yang khususnya memiliki unsur-unsur Hindustani (India), Melayu, dan Arab. Dangdut bercirikan dentuman tabla (alat musik perkusi India) dan gendang. Dangdut juga sangat dipengaruhi dari lagu-lagu musik India klasik dan Bollywood.
Sejarahnya, dangdut dipengaruhi musik India melalui film Bollywood oleh Ellya Khadam dengan lagu "Boneka India", dan terakhir lahir sebagai Dangdut tahun 1968 dengan tokoh utama Rhoma Irama. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer, sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia pada akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.[1]
Pengaruh India juga sangat kuat didalam genre musik dangdut ini, melainkan dari gaya harmoni dan instrumen, juga dipopulerkan dengan lagu-lagu dangdut klasik yang bertema India yang dinyanyikan oleh penyanyi-penyanyi dangdut populer seperti Rhoma Irama dengan lagunya yang berjudul "Terajana", Mansyur S dengan lagunya yang berjudul "Khana", Ellya Khadam dengan lagu "Boneka India" dan Via Vallen dengan lagu berjudul Sayang menjadikan musik dangdut lebih dikenal lagi saat ini.
1. LAGU POP
Lagu atau Musik pop adalah sebuah genre musik populer yang berasal dari bentuk modernnya di Amerika Serikat dan Inggris pada pertengahan 1950-an.[4] Istilah "musik populer" dan "musik pop" sering digunakan secara bergantian, meskipun yang pertama menggambarkan semua musik yang populer dan mencakup banyak gaya yang beragam. "Pop" dan "rock" adalah istilah yang hampir identik dengan musik pop sampai akhir 1960-an, ketika mereka menjadi semakin berbeda satu sama lain.
Meskipun banyak dari musik yang muncul di tangga lagu rekaman dipandang sebagai musik pop, genre ini dibedakan dari musik tangga lagu. Musik pop sering meminjam elemen dari gaya lain seperti urban, dance, rock, Latin, dan country; meski demikian, terdapat banyak elemen inti yang menentukan musik pop. Faktor-faktor pengidentifikasian jenis musik ini meliputi umumnya lagu yang ditulis dengan durasi pendek hingga sedang dalam format dasar, serta penggunaan pengulangan paduan suara, nada melodi, dan kait yang umum.
2. LAGU JAZZ
Jazz adalah suatu jenis musik yang berasal dari negara bagian selatan amerika yang ditemukan pada awal abad ke-20. Seiring dengan berjalannya waktu, berbagai gaya dalam musik jazz pun berkembang. Namun yang menjadi elemen terpenting dari musik jazz adalah improvisasi.
Musik dapat dikatakan sebagai jazz ketika terdapat harmoni, ritme, dan melodi yang berirama. Nggak sampai di situ, musisi bisa menambahkan musik swing dan juga improvisasi. Banyak orang yang mengatakan bahwa musik jazz adalah tentang improvisasi.
Jadi, secara garis besar, jazz adalah musik yang di dalamnya terdapat sebuah ritme yang memiliki harmoni, improvisasi, dan dimainkan menggunakan alat musik tertentu. Biasanya musik jazz dimainkan dengan berbagai gabungan instrumen alat musik yang enggak umum seperti terompet, piano, dan gitar.
3. LAGU ROCK
Rock and Rock sering disingkat juga rock ‘n roll musik ini berkembang di Amerika serikat akhir Tahun 1940 an dan mencapai kepopulerannya di awal tahun 1950 an rock ‘n roll melahirkan berbagai macam jenis aliran yang secara keseluruhan dikenal sebagai musik rock
Ciri khas musik rock and roll adalah pada ketukan (beat) yang biasanya dipadu dengan lirik
4. LAGU DANGDUT
Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik populer tradisional Indonesia yang khususnya memiliki unsur-unsur Hindustani (India), Melayu, dan Arab. Dangdut bercirikan dentuman tabla (alat musik perkusi India) dan gendang. Dangdut juga sangat dipengaruhi dari lagu-lagu musik India klasik dan Bollywood.
Sejarahnya, dangdut dipengaruhi musik India melalui film Bollywood oleh Ellya Khadam dengan lagu "Boneka India", dan terakhir lahir sebagai Dangdut tahun 1968 dengan tokoh utama Rhoma Irama. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer, sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia pada akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.[1]
Pengaruh India juga sangat kuat didalam genre musik dangdut ini, melainkan dari gaya harmoni dan instrumen, juga dipopulerkan dengan lagu-lagu dangdut klasik yang bertema India yang dinyanyikan oleh penyanyi-penyanyi dangdut populer seperti Rhoma Irama dengan lagunya yang berjudul "Terajana", Mansyur S dengan lagunya yang berjudul "Khana", Ellya Khadam dengan lagu "Boneka India" dan Via Vallen dengan lagu berjudul Sayang menjadikan musik dangdut lebih dikenal lagi saat ini.
Selasa, 28 Januari 2020
CIRI CIRI DAN PRINSIP PRINSIP MENYANYIKAN LAGU DAERAH 8D, 8F
Lagu daerah atau musik daerah atau lagu kedaerahan,
adalah lagu atau musik yang berasal dari suatu daerah tertentu dan
menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun
rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui
lagi alias noname.
Lagu kedaerahan mirip dengan lagu kebangsaan, namun statusnya hanya bersifat kedaerahan saja. Lagu kedaerahan biasanya memiliki lirik sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing seperti tondok kadadingku dari Jawa Barat dan Rasa Sayange dari Maluku.
Lagu daerah atau musik daerah ini biasanya muncul dan dinyanyikan atau dimainkan pada tradisi-tradisi tertentu pada masing-masing daerah, misal pada saat menina-bobok-kan anak, permainan anak-anak, hiburan rakyat, pesta rakyat, perjuangan rakyat, dan lain sebagainya.
Lagu kedaerahan biasanya merujuk kepada sebuah lagu yang mempunyai irama khusus bagi sebuah daerah. Terdapat lagu-lagu kedaerahan yang telah menjadi popular diseluruh negara hasil penyiaran oleh radio dan televisi.
Beberapa ciri khas lagu daerah, antara lain sebagai berikut:
1. Menceritakan tentang keadaan lingkungan ataupun budaya masyarakat setempat yang sangat dipengaruhi oleh adat istiadat setempat.
2. Bersifat serdehana sehingga untuk mempelajari lagu daerah tidak dibutuhkan pengetahuan musik yang cukup mendalam seperti membaca dan menulis not balok.
3. Jarang diketahui pengarangnya.
4. Mengandung nilai-nilai kehidupan, unsur-unsur kebersamaan sosial, serta keserasian dengan lingkungan hidup sekitar.
5. Sulit dinyanyikan oleh seseorang yang berasal dari daerah lain karena kurangnya penguasaan dialek/bahasa setempat sehingga penghayatannya kurang maksimal.
6. Mengandung nilai-nilai kehidupan yang unik dan khas
PRINSIP PRINSIP MENYANYIAKAN LAGU DAERAH
1. Mengenal lagu-lagu daerah
2. Hapal pada lagu-lagu daerah
3. Menyanyikan dengan lirik dan nada yang benar
4. Mencintai lagu-lagu daerah
5. Memahami arti atau makna lagu-lagu tersebut
Lagu kedaerahan mirip dengan lagu kebangsaan, namun statusnya hanya bersifat kedaerahan saja. Lagu kedaerahan biasanya memiliki lirik sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing seperti tondok kadadingku dari Jawa Barat dan Rasa Sayange dari Maluku.
Lagu daerah atau musik daerah ini biasanya muncul dan dinyanyikan atau dimainkan pada tradisi-tradisi tertentu pada masing-masing daerah, misal pada saat menina-bobok-kan anak, permainan anak-anak, hiburan rakyat, pesta rakyat, perjuangan rakyat, dan lain sebagainya.
Lagu kedaerahan biasanya merujuk kepada sebuah lagu yang mempunyai irama khusus bagi sebuah daerah. Terdapat lagu-lagu kedaerahan yang telah menjadi popular diseluruh negara hasil penyiaran oleh radio dan televisi.
Beberapa ciri khas lagu daerah, antara lain sebagai berikut:
1. Menceritakan tentang keadaan lingkungan ataupun budaya masyarakat setempat yang sangat dipengaruhi oleh adat istiadat setempat.
2. Bersifat serdehana sehingga untuk mempelajari lagu daerah tidak dibutuhkan pengetahuan musik yang cukup mendalam seperti membaca dan menulis not balok.
3. Jarang diketahui pengarangnya.
4. Mengandung nilai-nilai kehidupan, unsur-unsur kebersamaan sosial, serta keserasian dengan lingkungan hidup sekitar.
5. Sulit dinyanyikan oleh seseorang yang berasal dari daerah lain karena kurangnya penguasaan dialek/bahasa setempat sehingga penghayatannya kurang maksimal.
6. Mengandung nilai-nilai kehidupan yang unik dan khas
PRINSIP PRINSIP MENYANYIAKAN LAGU DAERAH
1. Mengenal lagu-lagu daerah
2. Hapal pada lagu-lagu daerah
3. Menyanyikan dengan lirik dan nada yang benar
4. Mencintai lagu-lagu daerah
5. Memahami arti atau makna lagu-lagu tersebut
Kamis, 23 Januari 2020
Praktek SENI GRAFIS Kls 9F , 9C
Secara akar katanya, grafis adalah kata yang diambil dari bahasa Inggris yaitu graphic. Arti graphi ini
sendiri adalah membuat sebuah tulisan, gambar ataupun lukisan dengan
goresan atau torehan. Sedangkan seni adalah hasil karya yang memiliki
nilai estetika keindahan. Jadi, secara bahasa seni grafis adalah hasil
karya manusia berupa lukisan gambar.
Sedangkan secara umum, seni grafis ini merupakan seni rupa dua dimensi yang dibuat dengan teknik cetak di atas sebuah media. Dari pengertian ini bisa mengetahui jika sebuah seni grafis hanya sebuah gambar dua dimensi yang untuk dinikmati estetikanya. Seni yang satu ini bertujuan memperindah sebuah media.
JENIS SENI GRAFIS
Ada 5 jenis teknik cetak seni grafis yang perlu anda ketahui. Kelima teknik itu adalah cetak saring, cetak datar, cetak tinggi, cetak dalam dan cetak foto. Di bawah ini akan dijelaskan jenis-jenis teknik cetak tersebut secara jelas :
Beberapa seniman terkenal juga sering menggunakan teknik yang satu ini. Beberapa seniman tersebut antara lain, Robert Indiana, Edward Rusca, Chuck Close dan Joseft Albert. Teknik ini terbilang cukup banyak peminatnya. Hal ini dikarenakan caranya yang cukup mudah.
Batu kapur yang digunakan dalam teknik cetak ini adalah batu kapur yang berbentuk lempengan. Sehingga batu tersebut tampak seperti kertas tebal berwarna cokelat. Seniman menggunakan batu kapu
Media yang digunakan dalam teknik ini juga ada banyak. Media-media tersebut antara lain, metal, triplek, hardboard, papan kayu dan karet. Teknik cetak tinggi yang paling populer adalah teknik cetak yang pernah dibuat oleh orang mesir pada abad ke 14.
Penemu teknik cetak ini adalah Johanes Gutenberg. Ada banyak seniman kelas dunia yang terkenal dengan teknik ini. Seniman-seniman tersebut yaitu Kaboel Suadi, Ando Hirosigge dan H.Holbein.
Ada 4 jenis teknik cetak dalam yang perlu anda ketahui. Keempat teknik cetak dalam tersebut adalah engraving, etsa, mezzotint dan dry point. Untuk lebih lengkapnya berikut ini penjelasan dari keempat teknik tersebut:
r karena jenis batu ini bisa menghisap tinta.
Sedangkan secara umum, seni grafis ini merupakan seni rupa dua dimensi yang dibuat dengan teknik cetak di atas sebuah media. Dari pengertian ini bisa mengetahui jika sebuah seni grafis hanya sebuah gambar dua dimensi yang untuk dinikmati estetikanya. Seni yang satu ini bertujuan memperindah sebuah media.
JENIS SENI GRAFIS
Ada 5 jenis teknik cetak seni grafis yang perlu anda ketahui. Kelima teknik itu adalah cetak saring, cetak datar, cetak tinggi, cetak dalam dan cetak foto. Di bawah ini akan dijelaskan jenis-jenis teknik cetak tersebut secara jelas :
1. Teknik Cetak Saring (Silkscreen)
Teknik cetak yang satu ini lebih akrab di telinga dengan nama teknik cetak sablon. Pada teknik ini, anda membutuhkan cetakan yang terbuat dari kasa (screen). Kasa ini bersifat elastis, lentur dan juga halus. Jenis cetakan seni grafis ini cukup sering anda temui.Beberapa seniman terkenal juga sering menggunakan teknik yang satu ini. Beberapa seniman tersebut antara lain, Robert Indiana, Edward Rusca, Chuck Close dan Joseft Albert. Teknik ini terbilang cukup banyak peminatnya. Hal ini dikarenakan caranya yang cukup mudah.
2. Teknik Cetak Datar (Lithography)
Lithography adalah kata yang berasal dari bahasa Yunani, Lithos artinya batu dan graphien artinya menulis. Jadi lithography adalah seni cetak yang menggunakan media batu. Dalam hal ini yang digunakan adalah jenis batu khusus yaitu batu kapur.Batu kapur yang digunakan dalam teknik cetak ini adalah batu kapur yang berbentuk lempengan. Sehingga batu tersebut tampak seperti kertas tebal berwarna cokelat. Seniman menggunakan batu kapu
3. Teknik Cetak Tinggi (Woodcut)
Teknik yang satu ini lebih dikenal dengan nama teknik cetak timbul. Dikatakan teknik cetak timbul karena memang hasil karya seni grafis ini terlihat timbul dari medianya. Selain teknik timbul, teknik cetak yang satu ini juga dikenal dengan teknik cungkil. Teknik ini dikatakan teknik cungkil karena memang pembuatannya dengan cara dicungkil.Media yang digunakan dalam teknik ini juga ada banyak. Media-media tersebut antara lain, metal, triplek, hardboard, papan kayu dan karet. Teknik cetak tinggi yang paling populer adalah teknik cetak yang pernah dibuat oleh orang mesir pada abad ke 14.
Penemu teknik cetak ini adalah Johanes Gutenberg. Ada banyak seniman kelas dunia yang terkenal dengan teknik ini. Seniman-seniman tersebut yaitu Kaboel Suadi, Ando Hirosigge dan H.Holbein.
4. Teknik Cetak Dalam (Intaglio)
Teknik cetak dalam atau yang lebih dikenal dengan intaglio adalah teknik menggores media dengan menggunakan benda tumpul. Pada umumnya media yang digunakan pada teknik ini adalah logam. Sehingga tentunya hasil goresan ini sendiri akan bersifat permanen atau sulit untuk dihilangkan.Ada 4 jenis teknik cetak dalam yang perlu anda ketahui. Keempat teknik cetak dalam tersebut adalah engraving, etsa, mezzotint dan dry point. Untuk lebih lengkapnya berikut ini penjelasan dari keempat teknik tersebut:
- Engraving. Pada teknik ini, seniman harus menggunakan alat yang disebut dengan burin. Alat ini berguna untuk mengukir logam. Permukaan logam akan diberi cat, setelah itu, seniman harus mengukir logam tersebut menggunakan burin. Setelah itu permukaan logam akan dibersihkan dari cat dan yang tersisa hanya tinggal cat pada bagian logam yang diukir.
- Etsa. Teknik ini menggunakan bantuan asam nitrat (HNO3). Cairan asam ini akan ditorehkan ke atas lempengan tembaga. Penggunaan teknik ini seperti mengukir menggunakan zat cair. Hanya saja dalam hal ini yang diukir adalah lempengan tembaga. Pada zaman dahulu teknik ini digunakan untuk mengukir baju perang.
- Mezzotint. Mezzotint adalah teknik mengerok halus permukaan logam. Teknik ini menggunakan efek gelap terang yang dominan.
- Drypoint. Teknik drypoint merupakan teknik yang menggunakan benda runcing untuk mengukir media. Benda runcing akan menekan permukaan media sehingga membentuk lukisan.
5. Teknik Cetak Foto
Teknik seni grafis yang satu ini adalah teknik cetak yang paling sering kita temui. Dalam teknik ini anda bisa menggunakan kamera. Setelah itu gambar pada kamera bisa dicetak menggunakan alat print. Teknik ini juga sering disebut teknik fotografi.r karena jenis batu ini bisa menghisap tinta.
Langganan:
Postingan (Atom)


