Rabu, 26 Februari 2020

Lagu Populer 9B,9A

Lagu yang berkembang saat ini sangat variatif. Hal ini dipengaruhi juga oleh perkembangan alat musik yang semakin canggih seiring dengan perkembangan tehnologi. Penggunaan teknologi dalam bidang musik ini menjadikan lagu lagu yang beredar sekarang terdengar ;ebih populer, karena banyak alat musik yang memiliki fasilitas serta perangkat yang beragam. Berikut ini beberapa jenis lagu populer yang berkembang saat ini:

1. LAGU POP 

Lagu atau Musik pop adalah sebuah genre musik populer yang berasal dari bentuk modernnya di Amerika   Serikat dan Inggris pada pertengahan 1950-an.[4] Istilah "musik populer" dan "musik pop" sering digunakan secara bergantian, meskipun yang pertama menggambarkan semua musik yang populer dan mencakup banyak gaya yang beragam. "Pop" dan "rock" adalah istilah yang hampir identik dengan musik pop sampai akhir 1960-an, ketika mereka menjadi semakin berbeda satu sama lain.
Meskipun banyak dari musik yang muncul di tangga lagu rekaman dipandang sebagai musik pop, genre ini dibedakan dari musik tangga lagu. Musik pop sering meminjam elemen dari gaya lain seperti urban, dance, rock, Latin, dan country; meski demikian, terdapat banyak elemen inti yang menentukan musik pop. Faktor-faktor pengidentifikasian jenis musik ini meliputi umumnya lagu yang ditulis dengan durasi pendek hingga sedang dalam format dasar, serta penggunaan pengulangan paduan suara, nada melodi, dan kait yang umum.

2. LAGU JAZZ

 Jazz adalah suatu jenis musik yang berasal dari negara bagian selatan amerika yang ditemukan pada awal abad ke-20. Seiring dengan berjalannya waktu, berbagai gaya dalam musik jazz pun berkembang. Namun yang menjadi elemen terpenting dari musik jazz adalah improvisasi.
Musik dapat dikatakan sebagai jazz ketika terdapat harmoni, ritme, dan melodi yang berirama. Nggak sampai di situ, musisi bisa menambahkan musik swing dan juga improvisasi. Banyak orang yang mengatakan bahwa musik jazz adalah tentang improvisasi.
Jadi, secara garis besar, jazz adalah musik yang di dalamnya terdapat sebuah ritme yang memiliki harmoni, improvisasi, dan dimainkan menggunakan alat musik tertentu. Biasanya musik jazz dimainkan dengan berbagai gabungan instrumen alat musik yang enggak umum seperti terompet, piano, dan gitar.

3. LAGU ROCK
 
Rock and Rock sering disingkat juga rock ‘n roll musik ini berkembang di Amerika serikat akhir Tahun 1940 an dan mencapai kepopulerannya di awal tahun 1950 an rock ‘n roll melahirkan berbagai macam jenis aliran yang secara keseluruhan dikenal sebagai musik rock
Ciri khas musik rock and roll adalah pada ketukan (beat) yang biasanya dipadu dengan lirik

4. LAGU DANGDUT

Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik populer tradisional Indonesia yang khususnya memiliki unsur-unsur Hindustani (India), Melayu, dan Arab. Dangdut bercirikan dentuman tabla (alat musik perkusi India) dan gendang. Dangdut juga sangat dipengaruhi dari lagu-lagu musik India klasik dan Bollywood.
Sejarahnya, dangdut dipengaruhi musik India melalui film Bollywood oleh Ellya Khadam dengan lagu "Boneka India", dan terakhir lahir sebagai Dangdut tahun 1968 dengan tokoh utama Rhoma Irama. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer, sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia pada akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.[1]
Pengaruh India juga sangat kuat didalam genre musik dangdut ini, melainkan dari gaya harmoni dan instrumen, juga dipopulerkan dengan lagu-lagu dangdut klasik yang bertema India yang dinyanyikan oleh penyanyi-penyanyi dangdut populer seperti Rhoma Irama dengan lagunya yang berjudul "Terajana", Mansyur S dengan lagunya yang berjudul "Khana", Ellya Khadam dengan lagu "Boneka India" dan Via Vallen dengan lagu berjudul Sayang menjadikan musik dangdut lebih dikenal lagi saat ini.

Selasa, 28 Januari 2020

CIRI CIRI DAN PRINSIP PRINSIP MENYANYIKAN LAGU DAERAH 8D, 8F

Lagu daerah atau musik daerah atau lagu kedaerahan, adalah lagu atau musik yang berasal dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi alias noname.
Lagu kedaerahan mirip dengan lagu kebangsaan, namun statusnya hanya bersifat kedaerahan saja. Lagu kedaerahan biasanya memiliki lirik sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing seperti tondok kadadingku dari Jawa Barat dan Rasa Sayange dari Maluku.
Lagu daerah atau musik daerah ini biasanya muncul dan dinyanyikan atau dimainkan pada tradisi-tradisi tertentu pada masing-masing daerah, misal pada saat menina-bobok-kan anak, permainan anak-anak, hiburan rakyat, pesta rakyat, perjuangan rakyat, dan lain sebagainya.
Lagu kedaerahan biasanya merujuk kepada sebuah lagu yang mempunyai irama khusus bagi sebuah daerah. Terdapat lagu-lagu kedaerahan yang telah menjadi popular diseluruh negara hasil penyiaran oleh radio dan televisi.
Beberapa ciri khas lagu daerah, antara lain sebagai berikut:
1. Menceritakan tentang keadaan lingkungan ataupun budaya masyarakat setempat yang sangat dipengaruhi oleh adat istiadat setempat.
2. Bersifat serdehana sehingga untuk mempelajari lagu daerah tidak dibutuhkan pengetahuan musik yang cukup mendalam seperti membaca dan menulis not balok.
3. Jarang diketahui pengarangnya.
4. Mengandung nilai-nilai kehidupan, unsur-unsur kebersamaan sosial, serta keserasian dengan lingkungan hidup sekitar.
5. Sulit dinyanyikan oleh seseorang yang berasal dari daerah lain karena kurangnya penguasaan dialek/bahasa setempat sehingga penghayatannya kurang maksimal.
6. Mengandung nilai-nilai kehidupan yang unik dan khas

PRINSIP PRINSIP MENYANYIAKAN LAGU DAERAH

1. Mengenal lagu-lagu daerah
2. Hapal pada lagu-lagu daerah
3. Menyanyikan dengan lirik dan nada yang benar
4. Mencintai lagu-lagu daerah
5. Memahami arti atau makna lagu-lagu tersebut

Kamis, 23 Januari 2020

Praktek SENI GRAFIS Kls 9F , 9C

Secara akar katanya, grafis adalah kata yang diambil dari bahasa Inggris yaitu graphic. Arti graphi ini sendiri adalah membuat sebuah tulisan, gambar ataupun lukisan dengan goresan atau torehan. Sedangkan seni adalah hasil karya yang memiliki nilai estetika keindahan. Jadi, secara bahasa seni grafis adalah hasil karya manusia berupa lukisan gambar.
Sedangkan secara umum, seni grafis ini merupakan seni rupa dua dimensi yang dibuat dengan teknik cetak di atas sebuah media. Dari pengertian ini bisa mengetahui jika sebuah seni grafis hanya sebuah gambar dua dimensi yang untuk dinikmati estetikanya. Seni yang satu ini bertujuan memperindah sebuah media.

JENIS SENI GRAFIS

Ada 5 jenis teknik cetak seni grafis yang perlu anda ketahui. Kelima teknik itu adalah cetak saring, cetak datar, cetak tinggi, cetak dalam dan cetak foto. Di bawah ini akan dijelaskan jenis-jenis teknik cetak tersebut secara jelas :

1. Teknik Cetak Saring (Silkscreen)

Teknik cetak yang satu ini lebih akrab di telinga dengan nama teknik cetak sablon. Pada teknik ini, anda membutuhkan cetakan yang terbuat dari kasa (screen). Kasa ini bersifat elastis, lentur dan juga halus. Jenis cetakan seni grafis ini cukup sering anda temui.
Beberapa seniman terkenal juga sering menggunakan teknik yang satu ini. Beberapa seniman tersebut antara lain, Robert Indiana, Edward Rusca, Chuck Close dan Joseft Albert. Teknik ini terbilang cukup banyak peminatnya. Hal ini dikarenakan caranya yang cukup mudah.

2. Teknik Cetak Datar (Lithography)

Lithography adalah kata yang berasal dari bahasa Yunani, Lithos artinya batu dan graphien artinya menulis. Jadi lithography adalah seni cetak yang menggunakan media batu.  Dalam hal ini yang digunakan adalah jenis batu khusus yaitu batu kapur.
Batu kapur yang digunakan dalam teknik cetak ini adalah batu kapur yang berbentuk lempengan. Sehingga batu tersebut tampak seperti kertas tebal  berwarna cokelat. Seniman menggunakan batu kapu

3. Teknik Cetak Tinggi (Woodcut)

Teknik yang satu ini lebih dikenal dengan nama teknik cetak timbul. Dikatakan teknik cetak timbul karena memang hasil karya seni grafis ini terlihat timbul dari medianya. Selain teknik timbul, teknik cetak yang satu ini juga dikenal dengan teknik cungkil. Teknik ini dikatakan teknik cungkil karena memang pembuatannya dengan cara dicungkil.
Media yang digunakan dalam teknik ini juga ada banyak. Media-media tersebut antara lain, metal, triplek, hardboard, papan kayu dan karet. Teknik cetak tinggi yang paling populer adalah teknik cetak yang pernah dibuat oleh orang mesir pada abad ke 14.
Penemu teknik cetak ini adalah Johanes Gutenberg. Ada banyak seniman kelas dunia yang terkenal dengan teknik ini. Seniman-seniman tersebut yaitu Kaboel Suadi, Ando Hirosigge dan H.Holbein.

4. Teknik Cetak Dalam (Intaglio)

Teknik cetak dalam atau yang lebih dikenal dengan intaglio adalah teknik menggores media dengan menggunakan benda tumpul. Pada umumnya media yang digunakan pada teknik ini adalah logam. Sehingga tentunya hasil goresan ini sendiri akan bersifat permanen atau sulit untuk dihilangkan.
Ada 4 jenis teknik cetak dalam yang perlu anda ketahui. Keempat teknik cetak dalam tersebut adalah engraving, etsa, mezzotint dan dry point. Untuk lebih lengkapnya berikut ini penjelasan dari keempat teknik tersebut:
  • Engraving. Pada teknik ini, seniman harus menggunakan alat yang disebut dengan burin. Alat ini berguna untuk mengukir logam. Permukaan logam akan diberi cat, setelah itu, seniman harus mengukir logam tersebut menggunakan burin. Setelah itu permukaan logam akan dibersihkan dari cat dan yang tersisa hanya tinggal cat pada bagian logam yang diukir.
  • Etsa. Teknik ini menggunakan bantuan asam nitrat (HNO3). Cairan asam ini akan ditorehkan ke atas lempengan tembaga. Penggunaan teknik ini seperti mengukir menggunakan zat cair. Hanya saja dalam hal ini yang diukir adalah lempengan tembaga. Pada zaman dahulu teknik ini digunakan untuk mengukir baju perang.
  • Mezzotint. Mezzotint adalah teknik mengerok halus permukaan logam. Teknik ini menggunakan efek gelap terang yang dominan.
  • Drypoint. Teknik drypoint merupakan teknik yang menggunakan benda runcing untuk mengukir media. Benda runcing akan menekan permukaan media sehingga membentuk lukisan.

5.  Teknik Cetak Foto

Teknik seni grafis yang satu ini adalah teknik cetak yang paling sering kita temui. Dalam teknik ini anda bisa menggunakan kamera. Setelah itu gambar pada kamera bisa dicetak menggunakan alat print. Teknik ini juga sering disebut teknik fotografi.
r karena jenis batu ini bisa menghisap tinta.


Selasa, 21 Januari 2020

Identifikasi Gambar Poster. Kelas 8F

Mengedentifikasi gambar poster .

Tuliskan Isi Pesan dan unsur unsur yang ada di dalam gambar poster dibawah ini.


Image result for poster kebersihan      Image result for poster kebersihan   Image result for poster kebersihanImage result for poster merokok Image result for poster merokok   Image result for poster merokok   Image result for poster merokokImage result for poster merokok