Seni Rupa
1. Pengertian Menggambar Model
2. Obyek Gambar Model
3. Prinsip Menggambar
4. Unsur Menggambar
5. Media dan Alat Menggambar
6. Jenis Cat Air
7. Langkah langkah menggambar model
8. Gambar Ilustrasi
9. Obyek Gambar Ilustrasi
10. Tehnik Menggambar Ilustrasi
11, Jenis Gambar Ilustrasi
12. Proses Menggambar Ilustrasi
Seni Musik
1. Pengertian musik daerah
2. Fungsi Musik Daerah
3. jenis jenis Pernafasan
4. Tanda Dinamik
5. Elemen Musik
6. Lagu daerah
7. Musik Ansambel
8. Bentuk Alat Musik
9. Pengubah Musik
Seni Tari
1. Pengertian Tari Tradisional
2. Pengertian Tari Kelompok
3. Ciri - ciri Tari
4. Pengiring Tari
5. Asal Daerah Tari
GURU PROFESIONAL ADALAH GURU YANG SELALU MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN YANG INOVATIF.. GURU YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP ANAK DIDIKNYA. GURU HARUS MENGUASAI 4 KOMPETENSI: PAEDAGOGIK,PROFESIONAL, SOSIAL DAN KEPRIBADIAN.
Senin, 09 Desember 2019
Jumat, 01 November 2019
Cara Menggambar Pemandangan Alam Kelas 9F,9C
Cara Menggambar Pemandangan Alam Yang Bagus dan Mudah
Pemandangan alam merupakan
objek gambar yang sangat luas cakupannya. Oleh karena itu, kegiatan
menggambar dengan tema pemandangan alam merupakan tema yang sangat
favorit bagi pemula dalam mengekspresikan kreativitasnya pada kegiatan
menggambar.
Karena mengambar pemandangan alam ini dapat mencakup beragam objek yang
terdapat di alam, baik di darat, laut, dan udara berikut isinya serta
berbagai aktivitas yang terdapat didalamnya dapat dijadikan sebagai
objek dalam menggambar dengan tema pemandangan alam. Namun, secara lebih
khusus menggambar pemandangan alam adalah kegiatan menggambar dengan
objek keindahan alam yang merupakan anugerah sang pencipta.
Yang dimaksud dengan keindahan alam tersebut antara lain seperti
pemandangan pantai, pemandangan gunung dan air terjun, pemandangan sawah
di desa, pemandangan hutan, pemandangan taman bunga, pemandangan desa,
pemandangan danau, pemandangan di sungai, dan masih banyak lagi objek
gambar yang masuk dalam tema pemandangan alam.
Cara Menggambar Pemandangan
Berikut ini cara menggambar pemandangan alam dengan mudah yang dapat dilakukan oleh pemula.1. Menyiapkan Alat dan Media Menggambar
Hal pertama yang perlu kalian lakukan dalam kegiatan menggambar pemandangan alam adalah menyiapkan alat dan media gambar yang diperlukan sesuai tujuan dan hasil akhir yang diharapkan.Beberapa alat dan media gambar yang perlu disiapkan untuk mempermudah kegiatan menggambar bagi pemula antara lain:
a. Pensil
c. Spidol (jika diperlukan)
d. Pewarna (pensil warna, crayon, cat air maupun cat lainnya)
e. Kuas (jika menggunakan cat)
f. Buku gambar (A4, A3, dan lain-lain)
g. Alas menggambar (lebih baik gunakan meja gambar)
Beberapa alat dan media gambar tersebut merupakan barang-barang yang perlu dipersiapkan dalam menggambar pemandangan bagi pemula. Tentu masih banyak alat dan media gambar lainnya yang dapat digunakan dalam menggambar, bagi kalian yang sudah mahir dalam menggambar dapat juga menggunakan alat dan media lain yang bisa digunakan sesuai dengan tujuan dan hasil akhir gambar yang diinginkan.
2. Mencari Inspirasi
Setelah menyiapkan alat dan media gambar, tahap selanjutnya adalah mencari inspirasi. Tahap inilah yang paling penting dalam menggambar. Sebagaimana pelukis yang membutuhkan inspirasi dalam menciptakan karya lukisnya, seorang penggambar juga membutuhkan ispirasi.Bagi kalian yang belum memiliki ide dalam menggambar pemandangan alam, cobalah keluar rumah dan amati keindahan alam sekitar rumahmu. Bila perlu kunjungilah tempat-tempat menarik disekitar tempat tinggalmu, seperti pemandangan pematang sawah, pemandangan tempat wisata, pemandangan air terjun, pemandangan gunung, pemandangan sungai, dan lain sebagainya. Lihat dan amati pemandangan alam tersebut dari tempat yang tinggi untuk mendapatkan jangkauan yang lebih luas.
3. Membuat Sketsa Dasar
Setelah mendapatkan ide dalam menggambar pemandangan alam, langkah selanjutnya adalah buatlah sketsa dasarnya. Gunakan pensil dengan sapuan garis tipis agar mudah menghapus apabila terjadi kesalahan.Gambar objek rancangan dengan menggambar bentuk dasar objek secara keseluruhan dan hindari menggambar detailnya sebelum bentuk dasar keseluruhan objek digambar. Fungsi sketsa dasar ini adalah untuk mengatur komposisi objek gambar.
Sketsa dasar hendaknya dibuat dengan goresan garis tipis menyerupai bentuk objek secara keseluruhan.
4. Perjelas Bentuk Detailnya
Setelah sketsa dasar bentuk global selesai digambar, selanjutnya perjelas dengan memberikan detail-detail objek satu persatu. Gambarlah objek sesuai bentuk asli dan berikan penegasan menggunakan pensil.![]() |
| drawing by fifitan |
Sebelum bentuk detail diperjelas secara keseluruhan hindari pemberian warna. Mewarnai gambar dilakukan setelah keseluruhan objek dibentuk secara detail.
5. Mewarnai Gambar Pemandangan
Tahap selanjutnya adalah mewarnai gambar sketsa detailnya. Tahap mewarnai gambar dilakukan dengan memberikan sentuhan warna sesuai warna asli dan kesan warna yang ditimbulkan dari objek pemandangan alam yang kalian lihat.Senin, 21 Oktober 2019
Jenis Jenis Musik Tradisional Nusantara 8E
Jenis Jenis Musik Tradisional
Nusantara
Musik Tradisional Nusantara – Zaman sekarang ini perkembangan
musik sudah merajalela di mana-mana. Berbeda dengan zaman dulu kalau mau
dengerin musik harus menyetel radio, kalau sekarang sih tinggal browsing
langsung dapat.
Kita tidak akan membahas musik zaman sekarang,
tetapi kita akan mengenal lebih dalam lagi tentang musik tradisional nusantara
yang menjadi suatu kebanggaan bagi bangsa kita. Musik tradisional nusantara
sudah ada semenjak nenek moyang kita masih hidup dan diturunkan secara turun
temurun, Dengan mengenal lebih dalam lagi semoga kita bisa melestarikan
kekayaan seni Indonesia tersebut.
Di Indonesia sendiri banyak sekali jenis musik tradisional
nusantara, dari Keroncong sampai Huda semuanya ada di sini. Berikut beberapa
jenis musik tradisional nusantara dan penjelasannya.
1. Musik Gambang Kromo
Untuk awal awal kita membahas terlebih dahulu musik
tradisional nusantara asal Betawi, yaitu Gambang Kromong.
Musik ini asli dari daerah jakarta khususnya Betawi dan
merupakan gabungan antara musik betawi dengan Tionghoa. menggunakan 2 alat
musik yaitu gamelan dan alat-alat musik China.
Dua buah alat perkusi yaitu Gambang dan kromong merupakan
asal dari nama jenis musik tersebut.
Musik ini pertama kali diperkenalkan oleh Nie Hoe Kong
seorang pemimpin komunitas Tionghoa pada masa penjajahan belanda. Musik Gambang
Kromong ini biasanya menggunakan tangga nada Pentatonik China. Lagu-lagu yang
sering dibawakan biasanya bertema humor dan sindiran. Lagunya dibawakan oleh 2
orang yaitu laki-laki dan perempuan dan dinyanyikan secara bergiliran.
Seiringnya zaman, musik Gambang Kromong juga mengalami
perubahan. Yang dulunya hanya menggunakan gamelan dan alat musik China sebagai
pengiringnya, sekarang juga ditambahkan dengan menggunakan alat musik modern
seperti gitar, drum, bas dan lainnya. Dengan banyaknya kombinasi tersebut
sekarang banyak orang yang menyebutnya “gambang kromong kombinasi”.
2. Musik Keroncong
Sebenarnya keroncong merupakan musik yang berasal dari
Portugis, dibawa ke Indonesia dan dimainkan di sana. Setelah Portugis
meninggalkan Indonesia, masyarakat pribumi tetap memainkannya dengan
menambahkan beberapa instrumen seperti seruling dan beberapa alat gamelan.
Untuk memainkan musik keroncong dibutuhkan beberapa alat
diantaranya suling, gendang, kontrabas, ukulele, biola, dll. Tokoh yang paling
terkenal dan berpengaruh adalah bapak Gesang, orang yang juga berjasa
mengembangkan musik keroncong.
3. Musik Gong Luang
Musik Gong Luang adalah musik khas asli dari Bali. Musik ini
awalnya adalah peninggalan dari kerajaan majapahit di Jawa kemudian dibawa ke
bali oleh beberapa orang kerajaan.
Kata Gong Luang sendiri berasal dari kata “Luang” yang
berarti kurang, karena memang alat -alat gong yang dipakai tidak lengkap.
Musik Gong Luang hanya memakai 25-30 alat musik diantaranya Gangsa, Jublag, Jegog, Saron, Trompong, Kendang, Suling, dan Riyong. Jumlah itu terkadang berbeda tergantung daerahnya masing-masing.
Musik Gong Luang hanya memakai 25-30 alat musik diantaranya Gangsa, Jublag, Jegog, Saron, Trompong, Kendang, Suling, dan Riyong. Jumlah itu terkadang berbeda tergantung daerahnya masing-masing.
Keunikan dari musik Gong Luang ini adalah memiliki 7 tangga
nada yaitu ndang, ndaing, nding, ndong, ndeng, ndeung, ndung. Untuk laras
terdiri dari laras pelog, laras selendro, dan laras keselendroan.
Musik Gong Luang ini biasanya untuk di Bali digunakan sebagai
pengiring upacara adat, selain itu juga digunakan untuk pengiring tari-tarian
contohnya Tari Topeng, Tari Baris Poleng, Tari Pendet, Tari Rejang dan lain
sebagainya.
4. Musik Santi Swara dan Laras
Madya
Jenis musik tradisional ini bisa kita temukan di daerah
pinggiran Jawa Tengah. Kemunculan awal jenis musik ini sudah ada semenjak abad
17, tepatnya di era pemerintahan Paku Buwana ke-V.
Santi Swara berasal dari kata “Santi” yang artinya doa dan
“Swara” yang berarti suara atau senandung lagu, sedangkan Larasmadya
memiliki arti irama (laras) dan bersahaja (madya). Kalau digabungkan menjadi
Santi Swara Laras Madya yang berarti doa yang dilantunkan dalam senandung lagu
dalam irama yang bersahaja.
Makanya musik ini membawakan lagu-lagu yang bernafaskan islam
dengan diiringi tiga alat musik utama yaitu kendang, bogem dan kemanak.
Tidak ada perbedaan kedua jenis musik tersebut untuk segi
iramanya, namun yang membedakannya hanyalah
Santi Swara membawakan lagu bersyair sholawat sedangkan Laras
Madya menggunakan tetembangan Macapat seperti pucung, Mijil, Gambuh, Kinanthi
dan lainnya
5. Musik Karang Dodou
Musik ini berasal dari daerah Kalimantan Timur, tepatnya di
Tanah Siang, Barito Utara. Orang sana biasanya menggunakan musik ini sebagai
iringan ritual dan acara tertentu seperti Noka Pati yaitu acara memandikan dan
memberikan nama bayi dan acara mengobati orang sakit. Lagu-lagu yang biasanya
dibawakan adalah mantera mantera berisi doa-doa.
6. Musik Tabuh Salimpat
Inilah musik tradisional khas dari daerah Jambi yang sampai
sekarang masih ada dan dimainkan di kalangan penduduk sana. Alat musik utamanya
adalah kerenceng dan gambus lunik dan diiringi dengan alat musik lainnya
diantaranya alat musik tabuh seperti rebana dan alaat musik petik seperti
gitar.
7.Musik Tradisional Kombi
Musik Kombi adalah musik tradisional asli yang berasal dari
Papua. Kombi berasal dari kata nai krombi yang berarti memetik atau memainkan. Musik
ini memiliki alat musik utama, biasanya orang Papua di sana menyebutnya mbref
atau gauto.
Mbref atau gauto terbuat dari seruas bambu dan dililit dengan
rotan di kedua ujungnya kemudian diberi penyangga sehingga bilah sayatan
tersebut kencang bisa berbunyi seperti senar, di bagian bawah bambu diberi
lubang. Alat musik ini di mainkan secara di pukul.
Musik Kombi sering digunakan sebagai pengiring acara-acara
tertentu seperti untuk hiburan, upacara adat dan upacara keagamaan.
8. Musik Senandung Jolo
Senandung Jolo merupakan musik yang berasal dari daerah Jambi
khususnya di dusun Tanjung. Senandung jolo memiliki arti yaitu senandung yang
berarti nyanyian sedangkan jolo berarti pantun. Makanya musik ini membawakan
lagu yang berbentuk pantun.
Lirik lagunya juga tidak sembarangan di buat karena ada
strukturnya diantaranya pantun pembuka – pantun spontan – pantun penutup.
Awalnya musik ini tidak ada alat musik untuk pengiringnya,
namun dibuatkan alat musik utama yaitu Gambang Kayu, alat musik yang terdiri
dari 4 bilah kayu terbuat dari kayu Marelang.
Seiring berjalannya waktu musik Senandung Jolo ditambahkan
beberapa instrumen musik lagi seperti Tetawak, Rebano, Gendang Panjang, Gong
dan Beduk. Biasanya musik tersebut digunakan untuk iringan acara nugal jolo yaitu
acara sebelum penanaman bibit bunga dan sebagai hiburan bagi ibu-ibu yang
memasak di acara perkawinan atau sunatan.
9. Musik Krumpyung
Musik yang berasal dari Yogyakarta ini dimainkan dengan alat
musik yang terbuat dari bambu atau biasa kita sebut angklung. Biasanya nada
yang dihasilkan mirip dengan gamelan jawa, tetapi dalam Krumpyung gongnya
ditiup dan dipukul supaya berbunyi. Lagu-lagu yang dibawakan lumayan
bervariasi, bisa campur sari, uyon-uyon dan lagu lainnya.
10. Musik Goong Renteng
Goong Renteng adalah musik tradisional khas dari Sunda yang
memakai gamelan untuk instrumen musiknya. Sebenarnya musik ini sudah lumayan
tua, karena diperkenalkan di abad 16. Goong Renteng memiliki dua arti, Goong
artinya gamelan sedangkan renteng berarti ngarenteng jika dalam bahasa sunda.
Lagu dan nada yang biasa dipakai berasal dari arab
Memiliki 2 irama yaitu Salendro dan Pelog. Alat musik Goong
renteng terdiri dari alat musik bilah, alat musik berpencon dan idiofon.
Biasanya musik ini digunakan untuk penyambutan tamu dan acara maulid nabi.
11. Musik Syair Telima
Musik Syair telima adalah musik khas dari kalimantan Barat,
tepatnya di Tanah Mandalam. Syairnya lumayan terkenal dan berisi tentang pesan
kepada generasi muda. Musik Syair Telima biasanya digunakan untuk acara resmi
dan pertemuan para sesepuh di Tanah Mandalam.
12. Musik Sasando Gong
Musik ini berasal dari Nusa Tenggara Timur, di pulau Rote.
Alat musik utamanya adalah sasando gong yang terbuat dari bambu, daun lontar
dan kawat halus. Memiliki 2 tangga nada yaitu pelog dan slendro. Biasanya
Sasando Gong digunakan sebagai pengiring acara penyambutan tamu dan hiburan
bagi masyarakat di sana.
13. Musik Painting
Musik painting berasal dari Kalimantan Selatan. Painting
sendiri memiliki arti, yaitu petik (karena memang alat musiknya berupa senar
yang disentilkan). Beberapa instrumen yang biasa digunakan diantaranya
painting, babaun, agung, marakas dan talinting.
14. Musik Gaghahanggase
Musik Gaghahanggase asli berasal dari daerah Sahinge Talaud.
Sudah lama hidup dan berkembang di sana, dan menjadi panduan untuk beberapa jenis
alat musik yang bersifat diatonis dan non diatonis.
Beberapa Instrumen musik Gaghahanggase diantaranya adalah
musik bambu, seheng, tambur, karoncongan, kentel, tateng korang, tangonggong,
behohang dan kalikitong. Biasanya lagunya adalah lagu-lagu daerah atau nasional
serta dinyanyikan oleh vokal laki-laki dan perempuan.
15. Musik Tradisional Huda
Inilah musik tradisional nusantara yang terakhir. Musik Huda
adalah musik tradisional nusantara yang berasal dari Minangkabau yang
berkembang semenjak masuk islamnya di tanah Sumatera. Musik Huda bernuansa
islam dan merupakan gabungan dari 3 jenis musik yaitu Dikil Rabaro, Salaulaik
Dulang dan Dikil Mundan.
Dikil Rabaro lebih ke vokal dan diringi dengan rabaro, Dikil
Mundan diringi mandai sedangkan Salaulaik adalah musik asli minang yang masih
tahan dan utuh.
Jumat, 11 Oktober 2019
Jumat, 27 September 2019
Rabu, 18 September 2019
Selasa, 10 September 2019
Langganan:
Postingan (Atom)








